17 Mei 2011
11 Poin Penting Untuk Meningkatkan Readability
"..Readibility merupakan sebuah konsep dengan unsur-unsur penting yang harus diperhatikan dalam menjaga kenyamanan pembaca. Tidak sekedar menjadikan blog sebagai ajang untuk berkreasi, tapi lebih pada ajang untuk berbagi, dan readability merupakan konsep yang tepat untuk diterapkan pada blog Anda..."
Mungkin sebagian dari Anda masih belum mengerti tentang apa itu Readability? Selengkapnya silahkan baca artikel ini hingga akhir. Intinya adalah kemudahan akses baca dalam setiap tampilan yang memang memuat unsur konten berupa tulisan.
Saya pernah beberapa kali iseng bertanya pada beberapa teman yang kurang paham tentang desain dan tipografi. Maksudnya membuat survey terhadap ‘penikmat’ barang yang tinggal terima jadi tanpa ngerti proses pembuatan barang tersebut. Dan bunyi pertanyaan yang sering saya ajukan adalah:
Apa yang kamu pikirkan tentang aspek paling penting dalam sebuah desain web/blog?
Anggap saja saat ini kita semua sepakat untuk membuat desain yang tidak menonjolkan pernak-pernik yang tidak penting untuk ditampilkan, semisal widget yang goyang-goyang dan mengkilap.
Kebanyakan jawaban yang diberikan adalah tentang kemudahan dalam mengakses dan membaca konten. Di mana-mana blog merupakan sebuah media yang 90% nya berupa karya tulis 10% sisanya adalah desain dan interface. Sudah pasti memaksimalkan kemudahan dalam membaca konten adalah hal yang utama. Dan dari fakta-fakta tersebut dapat saya tarik kesimpulan bahwa ada 11 poin penting yang harus diperhatikan dalam desain blog untuk meningkatkan readability.
- Memakai standar font-size untuk setiap font-family. Di blog ini saya menggunakan Verdana dan mempunyai standard-value dengan nilai 12 pixel untuk font-sizenya. Standar ukuran dari jenis font yang umum adalah 12. Minimal 11, jika menggunakan dibawah 10 maka akan menyulitkan untuk dibaca. Jika diatas 13 maka akan terjadi pemborosan space dan tidak nyaman untuk dinikmati. Standarisasi ini berlaku di hampir semua media yang memuat tulisan sebagai konten utama. Buku, koran, majalah, blog, website, dll.
- Termasuk dalam hal ini tentang pemilihan font yang sebaiknya memang sudah digunakan di semua komputer. Seperti yang sudah saya katakan di awal, bahwa saya menggunakan Verdana sebagai font utama di blog ini.
- Menggunakan ruang dan jarak yang sesuai untuk setiap baris dalam paragraf. Di sini saya berbicara tentang line-height. Apa itu line-height? Silahkan lihat gambar. Di blog ini saya menggunakan line-height dengan nilai 20 pixel. Untuk standarnya bisa diambil antara 18 sampai 24 pixel. Terlalu kecil atau terlalu besar akan mengakibatkan tulisan kita susah untuk dibaca ketika pindah baris.
- Memberikan efek blok pada text adalah hal yang perlu dihindari untuk modifikasi konten di dalam paragraf, mungkin akan berbeda jika yang diblok adalah judul atau konten tertentu. Tapi sangat tidak disarankan untuk memberikan blok jika tujuannya adalah untuk mempertegas dari potongan kalimat. Seperti ini: Contoh kalimat yang di blok.
- Ketika memberikan efek Italic ataupun Bold, tidak perlu untuk memberikan efek warna. Biarkan apa adanya.
- Dalam unsur desain, Anda harus bisa memberikan garis pembeda untuk setiap tata letak. Harus jelas dimana posting atau tulisan itu dimulai dan diakhiri. Posting, komentar, sidebar, iklan (jika ada). Harus jelas.
- Biasanya saya melihat ada blog yang menyelipkan konten iklan di tengah-tengah konten utama. Percayalah, hal ini sangat mengganggu. Juga termasuk konten-konten lain yang tidak menunjang dan tak berhubungan dengan konten utama, sebaiknya disingkirkan.
- Heading dan sub-heading harus terlihat jelas. Salah satu manfaat menggunakan heading (semisal; H1, H2, dst.) adalah untuk memudahkan pembaca dalam menjelajahi sis konten, dan mendapatkan poin-poin utama tentang apa-apa yang ada di dalam konten. Seperti pada posting ini: WordPress Excerpt, Apa, Mengapa dan Bagaimana?
- Gunakan font-size yang sama, minimal untuk paragraf yang sama. Semisal di bagian paling atas dalam blog ini saya menggunakan summary sebagai opening. Sudah jelas bahwa ukuran font-nya berbeda dengan konten di bawahnya. Namun yang terpenting adalah menjaga line-height agar tetap seimbang dalam satu paragraf. Menggunakan font-size yang berbeda di dalam paragraf yang sama akan mengakibatkan hancurnya tata letak konten.
- Menjaga konsistensi untuk mempertahankan jumlah kata yang rasional dalam setiap paragraf. Biasanya sih maksimal ada 100 jumlah kata dalam setiap paragraf. Hal ini dilakukan agar nyaman dipandang.
- Sedikit menyinggung tentang sidebar, manfaatkan dengan sewajarnya. Tidak perlu diisi dengan hal-hal yang kurang dinikmati pembaca. Pertahankan supaya sidebar memiliki tinggi (height) yang lebih pendek daripada konten, itu lebih baik daripada terjadi sebaliknya.
Meski sebenarnya masih banyak hal penting yang perlu diperhatikan terkait readability ini, namun 11 poin di atas sudah cukup menjadi bahan olahan yang siap dijadikan sebagai konsep matang untuk diterapkan pada blog Anda.
Selamat berkreasi, semoga bermanfaat. Thanks!
Beberapa resource yang sepertinya baik untuk Anda pelajari:
- Use a standar font size.
- Toward a standar font size interval system.