25 November 2010

Susu Kemasan Basi

Beberapa saat lalu saya sedang keletihan.

Larilah ke ruang tengah (ruang keluarga). Ada satu tas kresek khas Alfamar*t yang isinya full susu kedelai yang merk-nya saya lupa. Yang pasti warnanya oranye.

Dengan kondisi yang kehausan dan sedang butuh pelepas dahaga, sontak ketika dihadapkan pada segerombolan minuman yang terlihat segar itu langsung mengambil dan membukanya. Bisa disobek dibagian ujung untuk langsung diminum.

Tapi ketika saya sruput dan saya telan untuk pertamakalinya. Ada rasa yang janggal. Rada asem dan terasa agak pahit. Dalam hati saya “Buset! ni pasti dah basi!!”. Langsung berlari meluncur ke dapur dan menuju tempat isah-isah (cuci piring), dan menumpahkan sisa susu yang masih ada di mulut. Astaga! warnanya udah berubah jadi agak hitam! Dan langsung menumpahkan semua susu dalam kemasan yang masih saya genggam. Makin tercengang. Kenthel lan Butek!
Hoek! langsung cari air putih, kumur-kumur dan minum Spirulina (obat herbal) karena takut kalau-kalau susu basinya udah tercemar racun. Bisa berabe.

Masih nunggu-nunggu reaksi racun dari susu. Tapi dugaanku meleset. Alhamdulillah, ngga jadi pingsan.

Langsung teringat dengan kemasan yang harusnya tertera tanggal kadaluarsa. Coba ngecek, dan aneh! Harusnya masih beberapa bulan kedepan. Tertulis 280811 yang artinya masih tanggal 28 Agustus 2011.

Wah-wah.. Mau main-main ni si produsen susunya. Mau mbunuh saya! Coba ngecek lagi dan merk susu kedelainya adalah ABC. Bisa nih dilaporin ke BPOM, atau juga ke polisi terkait pasal percobaan pembunuhan

Masih mending sih kalo satu bungkus, lha itu satu kresek pas coba saya buka udah item semua. Buthek! Khawatirnya semua susu yang (paling ngga) tanggal pembeliannya sama dengan saya dan dari minimarket yang sama juga kedapetan susu basi. Beuh!

Buat para konsumen. Waspadalah! Buat para produsen. Hati-hati, coba cara lain untuk mbunuh orang -ups